Minggu, 09 Januari 2011

KOLEKSI FOTO MUSIBAH BANJIR TANGGAL 6 JANUARI 2011

SUASANA BANJIR MELANDA MEDAN
DI ABADIKAN DALAM FOTO

Banjir Melanda Medan

SUMATERA UTARA MASIH BERPELUANG BANJIR
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Polonia Medan memastikan, cuaca ektrem sebagai penyebab banjir besar di Medan, Sumatera Utara (Sumut), masih berpeluang sampai di bulan April 2011 mendatang. Masyarakat pun diminta untuk mewaspadai banjir susulan tersebut.
"Banjir kiriman bisa memungkinkan terjadi beberapa hari ke depan. Ini bisa terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi dan adanya kiriman dari hulu sungai," ujar Kepala Seksi data dan Informasi BMKG, Firman Amg, Jumat (7/1).
Firman mengatakan, banjir susulan masih berpeluang menimpa sebagian dari kota ini karena terjadi penyempitan aliran sungai. Yang mana, setiap sungai sudah tidak mampu lagi menampung debit air, kemudian meluap sehingga mengakibatkan banjir.
"Pemerintah perlu mempersiapkan alat peringatan dini untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak lagi. Sebab, curah hujan masih sangat tinggi di beberapa daerah yang memiliki pegunungan - pegunungan," katanya.
Selain karena terjadi penyempitan pada daerah aliran sungai (DAS) akibat pengalihan fungsi, pengerukan atas sendimentasi sungai yang sangat tinggi sama sekali tidak pernah dilakukan, sehingga mengakibatkan banjir.
"Cuaca di daerah ini memang lagi tidak stabil. Kondisi cuaca di daerah ini dipengaruhi oleh angin musim di timur laut. Ini juga tergantung pada kerawanan awan di seputaran Selat Malaka. Jika di sana terjadi pengumpulan awan yang sangat tinggi maka bisa mendorong ke arah daerah ini sehingga mengakibatkan hujan," sebutnya.
Tidak hanya di Medan, potensi hujan yang mengakibatkan banjir bisa berpeluang menimpa beberapa kawasan di Pantai Timur Sumatera, seperti di Kabupaten Serdang Bedagai, Labuhanbatu bagian Selatan dan Asahan.
"Bila awan besar di Selat Malaka terdorong ke arah Pantai Timur Sumatera bisa mengakibatkan banjir besar di daerah tersebut. Oleh karena itu, harus ada disediakan alat peringatan dini untuk mengetahui bakal terjadi banjir. Tidak sulit untuk mengantisipasi hal ini jika mau dilaksanakan," sebutnya. [155]
Sumber Data: Suara Pembaruan.
Diposkan kembali oleh Drs. H. Khairul Akmal Rangkuti.

Sabtu, 08 Januari 2011

INFO BANJIR

Inilah rekaman Video saat terjadinya peristiwa banjir melanda Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia.

BANJIR MELANDA KELURAHAN CINTA DAMAI KEC. MEDAN HELVETIA
 Banjir yang terjadi pada tanggal 6 Januari 2011 merendam banyak tempat untuk daerah Medan, diantaranya Kelurahan Cinta Damai Kec. Medan Helvetia. Banjir terjadi akibat meluapnya air Sungai Kampung Lalang.
Air menyebar dan merendam ratusan rumah penduduk. Untuk Kelurahan Cinta Damai air mulai masuk ke rumah-rumah penduduk berkisar  jam 05.00 Wib. Akibatnya membuat warga masyarakat panik dan masing-masing sibuk menyelamatkan harta benda yang ada, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Sebagian masyarakat mengungsi ke tempat-tempat yang dirasakan aman. Hingga jam 12.00 wib.  air masih terus bertambah tinggi, dan ketinggian air di dalam rumah-rumah penduduk ada yang melebihi satu meter, air baru mulai berangsur surut lebih kurang  jam 15.00 wib.
Pihak pemerinta, khususnya Kepala kelurahan Cinta Damai Medan Helvetia membuat Posko bantuan makanan untuk korban banjir di Kantor Kelurahan Cinta Damai. Bagitu juga para dermawan turut ikut berpartisipasi memberi  bantuan makanan kepada warga yang tertimpa musibah. Untuk daerah Kelurahan Cinta Damai tidak diperoleh berita adanya korban dalam peristiwa ini.
Warga masyarakat mengharapkan Pemerintah hendaknya tanggap dalam menyikapi peristiwa banjir seperti ini dan sekaligus mencari solusi untuk mengantisipasi agar bila terjadi curah hujan yang intensitasnya tinggi masalah banjir ini mampu untuk diatasi, dalam hal ini tentunya membuat waduk yang mampu mangantisipasi terjadinya banjir. Semoga…………………………..!
Dikirim oleh Drs. H. Khairul Akmal Rangkuti.

INFO BANJIR

BANJIR MELANDA KELURAHAN CINTA DAMAI KEC. MEDAN HELVETIA
 Banjir yang terjadi pada tanggal 6 Januari 2011 merendam banyak tempat untuk daerah Medan, diantaranya Kelurahan Cinta Damai Kec. Medan Helvetia. Banjir terjadi akibat meluapnya air Sungai Kampung Lalang.
Air menyebar dan merendam ratusan rumah penduduk. Untuk Kelurahan Cinta Damai air mulai masuk ke rumah-rumah penduduk berkisar  jam 05.00 Wib. Akibatnya membuat warga masyarakat panik dan masing-masing sibuk menyelamatkan harta benda yang ada, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Sebagian masyarakat mengungsi ke tempat-tempat yang dirasakan aman. Hingga jam 12.00 wib.  air masih terus bertambah tinggi, dan ketinggian air di dalam rumah-rumah penduduk ada yang melebihi satu meter, air baru mulai berangsur surut lebih kurang  jam 15.00 wib.
Pihak pemerinta, khususnya Kepala kelurahan Cinta Damai Medan Helvetia membuat Posko bantuan makanan untuk korban banjir di Kantor Kelurahan Cinta Damai. Bagitu juga para dermawan turut ikut berpartisipasi memberi  bantuan makanan kepada warga yang tertimpa musibah. Untuk daerah Kelurahan Cinta Damai tidak diperoleh berita adanya korban dalam peristiwa ini.
Warga masyarakat mengharapkan Pemerintah hendaknya tanggap dalam menyikapi peristiwa banjir seperti ini dan sekaligus mencari solusi untuk mengantisipasi agar bila terjadi curah hujan yang intensitasnya tinggi masalah banjir ini mampu untuk diatasi, dalam hal ini tentunya membuat waduk yang mampu mangantisipasi terjadinya banjir. Semoga…………………………..!
Dikirim oleh Drs. H. Khairul Akmal Rangkuti.

Rabu, 05 Januari 2011

KISAH TELADAN

Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mau mengerjakan kewajiban agama dan tidak mau berbuat kebaikan. Perempuan itu senantiasa membaca Bismillah setiap kali hendak melakukan sesuat. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan merasa bosan mendengar bacaan Bismillah yang selalu dibaca isterinya, bahkan suaminya selalu mengejek isterinya yang membaca Bismillah tersebut.
Isterinya tidak berkata apa-apa setiap kali mendapat ejekan dari sang suami, sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. agar Allah memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : " Nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu." Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan uang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpanlah uang ini." Isterinya mengambil uang itu dan menyimpannya di tempat yang aman, di samping itu suaminya telah mengetahui di mana isterinya menyimpan uang tersebut. Kemudian dengan diam-diam suaminya mengambil uang tersebut dan mencampakkan tempat uang tadi ke dalam sumur di belakang rumahnya.
Setelah beberapa hari berlalu, sang suami memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku uang yang dahulu aku suruh kamu menyimpannya. Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan uang itu dan diikuti oleh suaminya, dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan uang itu dan dia membuka dengan membaca, " Bismillahirrahmanirrahiim ." Ketika itu Allah S.W.T. mengutus malaikat Jibril A.S. untuk mengembalikan tempat uang yang sudah di buang suaminya ke dalam sumur ke tempat semula. Sang isteri-pun mengambil tempat uang tersebut dan menyerahkannya kepada suaminya. Kemudian suaminya memeriksanya dan ternyata uang tersebut masih utuh.
Alangkah terperanjat suaminya, dia merasa bersalah dan mengakui segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mulai mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila hendak memulai suatu pekerjaan.
Mari kita Mulai segala aktivitas dengan membaca Bismillah, agar apa yang kita lakukan diberi keberkahan oleh Allah SWT.