Selasa, 01 Februari 2011

Upaya KBRI Mengatasi Warga Indonesia di Mesir

KBRI Mesir Buka Layanan Telp 24 Jam

Situasi Mesir yang tidak menentu akibat kemelut politik negeri Spink ini membuat pihak KBRI Indonesia telah menyiapkan sejumlah posko sebagai tempat mengungsi warga Indonesia dan membuka layanan hotline telepon 24 jam bagi masyarakat di tanah air yang ingin megetahui kondisi keluarganya di Mesir.

"Ada tiga posko utama yang Kami siapkan, yakni di KBRi Kairo, gedung Pusat Kebudayaan Indonesia di Kairo, dan gedung Konsuler di Mesir," ujar Ali Andika Wardhana, Staf Penerangan KBRI di Mesir, ketika dihubungi liputan6.com. Menurut Ali, selain itu KBRI juga menyiagakan posko selama 24 jam di beberapa lokasi yang menjadi tempat tinggal masyarakat Indonesia.

KBRI menurut Ali telah mendata sekitar 6200 warga Indonesia yang berada di Mesir. "ini berdasarkan laporan dari mereka ketika sekolah atau nbekerja di Mesir. Diluar itu sya kira jumlahnya bisa bertambah, kata Ali. Saat ini pemerintah pusat telah memberangkatkan satu pesawat untuk evakuasi bagi WNI. "Prioritas pertama adalah mereka (WNI) yang rentan dengan situasi kemelut politik di Mesir, seperti wanita, anak-anak, orang sakit, dan TKI yang segera harus pulang karena habis masa kontraknya," tambah Ali.

Hingga kini belum ada laporan ke KBRI adanya WNI yang meninggal, luka dan ditangkap polisi akibat demonstrasi. "lokasi demo terpusat di Kairo, dan jaraknya sekitar 30 kilometer dari lokasi masyarakat Indonesia tinggal," ujar Ali. Pihak KBRI di Mesir juga menyiapkan no telep yang bisa di akses oleh masayarakat di Tanah Air selama 24 jam, jika ingin mengetahui kondisi keluarganya di Mesir. Masyarakat bisa menghubungi nomor telp 00-202-279-47-200 atau 00-202-279-47-209. (ARI)
http://berita.liputan6.com/luarnegeri/201102/318426/KBRI_Mesir_Buka_Layanan_Telp_24_Jam

Tidak ada komentar: